Armuji Terpilih Menjadi Ketua DPRD Surabaya

BALI POST: Meski melalui proses panjang, akhirnya Ketua Fraksi PDI-P Ir. H. Armuji terpilih menjadi Ketua DPRD Surabaya menggantikan Moch. Basuki, Jumat (4/4) kemarin. Armuji, dikukuhkan sebagai Ketua DPRD Surabaya setelah memperoleh suara terbanyak dalam rapat paripurna yang dipimpin Plt. AKBP Pudji Astuti.

Dalam pemilihan pimpinan Dewan, Fraksi PDI-P mencalonkan Ir. H. Armuji. Sedangkan F-KB mencalonkan H. Ali Burhan dan Drs. H. Musyafak Rouf. Sementara F-Gab mencalonkan Drs. H. Gatot Sudjito (unsur Partai Golkar) dan Drs. H. Budiarto Tasmo (unsur PAN). F-TNI/Polri mencalonkan Dra. Hj. AKBP Pudji Astuti, M.M.

Setelah rapat paripurna yang berjalan alot ini, akhirnya disepakati pemilihan Ketua DPRD Surabaya ditentukan melalui voting tertutup. Dalam tatib, calon pimpinan Dewan yang diusulkan oleh fraksi yang memperoleh suara terbanyak akan ditetapkan menjadi Ketua. Sedangkan yang memperoleh terbanyak kedua, ketiga dan empat ditetapkan sebagai wakil ketua.

Ketika perolehan suara dihitung, Ketua Fraksi PDI-P Ir. Armuji memperoleh 19 suara dari 22 anggota fraksi. Sedangkan saingan Armuji paling kuat adalah Drs. H. Gatot Sudjito dari F-Gab memperoleh 12 suara. Sementara calon dari F-KB Ali Burhan memperoleh 2 suara dan Musyafak Rouf tidak memperoleh suara.

Pimpinan sidang AKBP Pudji Astuti memperoleh 5 suara. Dengan demikian, Ir. Armudji memperoleh suara terbanyak dan sekaligus ditetapkan sebagai Ketua DPRD Surabaya menggantikan Moch. Basuki. Sedangkan tiga wakil ketua, adalah Drs. H. Gatot Sudjito (F-Gab), Ali Burhan (F-KB) dan AKBP Pudji Astuti (F-TNI/Polri).

Ada pun prediksi perolehan suara diperkirakan Fraksi PDI-P dari 22 anggota ternyata hanya memperoleh 19 suara. ”Suara PDI-P bulat untuk Armudji, meski ada tiga suara yang membelot,” kata Nanang Sutrisno, anggota Fraksi PDI-P kepada Bali Post usai voting.

Ketiga suara yang membelot itu diperkirakan dari empat anggota Fraksi PDI-P yang telah hengkang ke PNBK. Mereka adalah Ferry Suharyanto (Ketua Komisi A), Yan Samuel Sinlay (Ketua Komisi D), H. Isman (Wakil Ketua Komisi D), dan Hari Santoso (Wakil Ketua Komisi A). Meski demikian, ada satu suara yang diperkirakan sumbangan dari fraksi lain.

Sementara Drs. Gatot Sudjito, mendapat 12 suara adalah sumbangan dari 3 anggota Partai Golkar, 4 anggota Fraksi PDI-P yang membelot, PPP dan sebagian anggota F-KB. Calon F-Gab lainnya Drs H. Budiarto Tasmo memperoleh 4 suara dari keempat anggota PAN dan AKBP Pudji Astuti memperoleh lima suara dari lima anggota F-TNI/Polri. Sedangkan Ali Burhan, hanya mendapat dua suara hasil sumbangan dari anggota F-KB.

Dicopot

Usai terpilih menjadi Ketua DPRD Surabaya, Ir. Armudji terus mengumbar senyum. Baik kepada sesama anggota Dewan, kader PDI-P dan anggota Muspida Pemkot Surabaya. Bahkan, Armuji menyalami seluruh anggota Dewan yang hadir dalam rapat paripurna yang berjumlah 42 anggota dari 45 orang.

Wakil Ketua DPC PDI-P Surabaya Suari mengatakan, setelah PDI-P berhasil mengamankan kursi Ketua DPRD Surabaya, tahap berikutnya akan mencopot Ferry Suharyanto (Ketua Komisi A) dan Yan Samuel Sinlay (Ketua Komisi D) dari jabatannya.

Bahkan, kata dia tidak menutup kemungkinan keempat anggota Dewan yang telah pindah ke PNBK akan diganti dengan pengganti antarwaktu (PAW). Empat anggota Fraksi PDI-P yang terancam PAW adalah Ferry Suharyanto, Yan Samuel Sinlay, Hari Santoso, dan H. Isman.

”Keempat anggota Fraksi PDI-P DPRD Surabaya yang telah pindah ke PNBK masuk daftar recall. ”Kami akan bahas dalam rapat rutin DPC PDI-P. DPC akan menyiapkan PAW asal pemilihan masing-masing,” katanya.


Gatot Sudjito

Online 1 Pebruari 2008

Arsip

Jumlah Kunjungan

  • 22,111 hits

%d bloggers like this: