Kemelut PKB Surabaya Soal Calon Kepala Daerah Berlanjut

DETIK Kemelut di tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam pencalonan walikota dan wakil walikota Surabaya masih belum berakhir. Massa pro dan kontra pasangan calon kepala daerah itu nyaris bentrok.

Awalnya pasangan Alisjahbana dan Wahyudin Husein berniat mengembalikan formulir pencalonan mereka ke KPUD Kota Surabaya di Jl, Adityawarman, Surabaya, Rabu (13/4/2005).

Sebelumnya, pasangan itu melakukan doa di Masjid Sunan Ampel, pukul 14.00 Wib. Setelah itu, keduanya diarak dengan menggunakan jeep terbuka menuju KPUD yang berjarak sekitar 5 km.

Saat rombongan hendak memasuki KPU, belasan orang yang diduga dari kelompok kontra Wahyudin menghadang di pintu masuk, pukul 15.00 Wib. Akibatnya, ketegangan tidak dapat dihindari.

Beberapa orang dari penghadang sempat naik ke atas kendaraan dan berusaha menarik pasangan itu. Namun, upaya mereka gagal karena pasangan itu dibentengi pendukungnya.

Beberapa penghadang lainnya menyiramkan minyak gondopuro ke arah kendaraan tempat pasangan itu berada namun tidak mengenai sasaran. Siraman minyak itu justru mengenai pendukung Wahyudin dan kamera wartawan televisi.

Adu fisik nyaris terjadi antara massa pro dan kontra Wahyudin sebelum akhirnya berhasil dilerai aparat kepolisian. Melihat suasana yang semakin panas, polisi mengamankan pasangan saat memasuki ruangan Kantor KPUD.

Sekadar diketahui, massa kontra Wahyudin menilai kinerja calon wakil walikota itu saat menjabat sebagai pimpinan daerah PKB tidak bagus. Selain itu, mereka menentang penetapan Wahyudin sebagai calon wakil walikota oleh DPP karena awalnya akan didudukkan sebagai calon walikota.

Pilkada di Kota Surabaya akan berlangsung akhir Juni. Hingga hari ini, tercatat 4 pasangan calon walikota dan wakil walikota yang telah mengambil formulir pendaftaran. Salah satunya pasangan Alisjahbana dan Wahyudin Husein.

Ketiga pasangan lainnya adalah Bambang DH dan Arif Affandi (PDIP), Erlangga Satriagung dan AH Thony (gabungan Partai Demokrat dan PAN) serta Gatot Sudjito dan Yos Suharto (Golkar dan PDS). Dari 4 pasangan calon, baru Alisjahbana dan Wahyudin yang telah mengembalikan formulir pendaftaran. (*)


Gatot Sudjito

Online 1 Pebruari 2008

Arsip

Jumlah Kunjungan

  • 22,111 hits

%d bloggers like this: