KPUD Undi Nomor Urut 4 Pasang Cawali Surabaya

DETIK Sehari setelah menetapkan empat pasangan calon walikota-wakil walikota, KPUD Surabaya melakukan pengundian nomor urut para pasangan. Pengundian nomor urut ini sempat berlangsung mendebarkan.

Pengundian nomor urut ini digelar di gedung KPU Surabaya, Jl. Adityawarman, Surabaya, Senin (16/5/2005). Acara pengundian ini dihadiri lengkap perwakilan partai politik peserta pemilihan walikota, empat pasang kandidat serta Kapolwiltabes Surabaya Kombes Pol Sutarman.

Teknis pengundian nomor urut dilakukan dua tahap. Tahap pertama, masing-masing calon wakil walikota diberi kesempatan mengambil nomor urut pengambilan undian. Dan tahap kedua, barulah calon walikota mengambil nomor undian yang memastikan nomor urut dalam pemilihan walikota Surabaya yang digelar Juni mendatang.

“Saya kira teknis pengundian inilah yang paling adil. Agar tidak memunculkan praduga yang macam-macam,” jelas Eko Waluyo, Ketua KPUD Surabaya.

Perlu diketahui, Minggu (15/5/2005), KPU telah memutuskan empat pasang yang lolos mengikuti pemilihan walikota Surabaya. Mereka adalah Alisjahbana-Wahyudin Husein (PKB), Bambang DH- Arif Afandi (PDIP), Erlangga Satriagung-AH Thoni (koalisi PAN-PD) dan Gatot Sudjito-Benjamin Hilli (koalisi Golkar-PDS).

Pengundian nomor urut peserta pemilihan walikota berlangsung mendebarkan dan tegang. Pasalnya empat pasang calon pemimpin Surabaya khawatir memperoleh nomor buncit.

Setelah tahapan pengundian berlangsung, pasangan dari PDIP Bambang DH-Arif Afandi menyabet nomor urut 2. Sedangkan jago yang diusung PAN-PD Erlangga Satriagung-AH Thoni memperoleh nomor urut 1.

Sementara calon PKB, Alisjahbana-Wahyudin Husein mendapat nomor buncit alias nomor 4. Dan Gatot Sudjito– Benjamin Hilli pasangan dari koalisi Golkar-PDS mendapatkan nomor 3.

Arif Afandi bersyukur memperoleh nomor urut 2. “Nomor dua artinya victory yang berarti kemenangan. Dan kita ditakdirkan untuk menang. Dari sisi layout juga baik nantinya,” jelas Arif Afandi cawawali dari PDIP dengan menunjukan jari yang dibentuk simbol victory.

Shaleh Ismail Mukadar, Ketua Tim Pemenangan NBA (Nyoblos Bambang-Arif) saat mendengar nomor yang diperoleh jagonya, tersenyum puas. “Itu nomor bagus. Yang kita idam-idamkan. Karena akan membawa keberuntungan. Karena sejak awal kita berharap tidak mendapat nomorurut 1,” kata Saleh.

Sedangkan, Alisjahbana cawali dari PKB mengaku nomor urut 4 sebagai tanda baik. “Nomor 4 itu sama dengan nomer SBY saat pilpres lalu. Asyik juga karena nasibnya sama dengan SBY. Dikuyo-kuyo, dilengserkan dan lain-lain. Siapa pun nasibnya sama dengan SBY,” kata Alisjahbana.

Sementara, Erlangga mennyatakan puas dan senang dengan nomor 1. “Mudah-mudahan bertanda baik. Kita pasrahkan dengan Yang Di Atas,” tegasnya. Lain lagi kata Gatot Sudjito. Cawali dari Golkar ini mengaku bahagia dengan nomor urut 3 yang didapatnya. “Saya cukup senang. Biasanya Allah itu suka dengan angka ganjil,” kata Gatot. (*)


Gatot Sudjito

Online 1 Pebruari 2008

Arsip

Jumlah Kunjungan

  • 22,111 hits

%d bloggers like this: