Gus Dur Hadiri Kampanye Pamungkas Cawali PKB di Surabaya

KAPANLAGI.COM: Ketua Dewan Syuro DPP PKB KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menepati janjinya menghadiri kampanye pamungkas (terakhir) pasangan calon walikota dan calon wakil walikota Surabaya dari PKB Alisjahbana-Wahyudin di Surabaya, Kamis (23/06).

Kedatangan Gus Dur dalam kampanye di Lapangan Bangunsari, Kecamatan Krembangan sempat molor sekitar dua jam karena mantan Presiden RI ini harus menghadiri acara di Gresik.

Meski demikian, ratusan massa pendukung pasangan Alisjahbana-Wahyudin tetap setia menunggu kedatangan Gus Dur.

Kehadiran Gus Dur sekaligus mengobati kekecewaan pendukung Alisjahbana-Wahyudin, karena beberapa waktu lalu batal menghadiri kampanye akibat kesibukan acara.

Dalam pidatonya selama sekitar 20 menit, Gus Dur meminta warga Nahdlatul Ulama (NU) dan PKB serta partai lain pendukung pasangan Alisjahbana-Wahyudin untuk memenangkan cawali-cawawali dari PKB pada pilkada 27 Juni mendatang.

“Kalau nanti pasangan Alisjahbana-Wahyudin terpilih sebagai walikota dan wakil walikota, harus memenuhi janji-janji yang telah disampaikan kepada masyarakat. Kalau tidak, maka saya orang pertama yang akan menegurnya,” katanya.

Gus Dur juga mengingatkan pasangan Alisjahbana-Wahyudin untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Surabaya apabila nanti terpilih sebagai walikota dan wakil walikota dalam pilkada mendatang.

Cawawali PKB Wahyudin Husein dalam pidatonya didepan ratusan massa pendukungnya kembali memaparkan program-program yang akan diusung kalau terpilih menjadi walikota dan wakil walikota, diantaranya pendidikan gratis bagi siswa SD dan SMP bagi masyarakat tidak mampu, peningkatan kesejahteraan dan jaminan tidak ada penggusuran.

Selain pasangan calon dari PKB, kampanye hari terakhir pilkada Surabaya juga dimanfaatkan pasangan cawali-cawawali koalisi PD-PAN Erlangga Satriagung-AH Thony untuk menemui pendukungnya di kawasan Pantai Ria Kenjeran.

Dalam kesempatan itu, Erlangga dan Thony juga menyampaikan program kerjanya bila terpilih sebagai walikota dan wakil walikota, diantaranya soal peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, pengentasan pengangguran.

Sebelum berkampanye, Erlangga-Thony sempat melakukan penanaman ribuan pohon untuk program penghijauan dan bersih-bersih Surabaya di kawasan Kenjeran.

Sementara itu pasangan cawali-cawawali koalisi Partai Golkar-PDS Gatot Sudjito-Benyamin Hilly memanfaatkan kampanye hari terakhir dengan memberi pembekalan kepada sekitar 1.500 kader partai yang akan menjadi saksi pada pilkada 27 Juni.

Setelah kampanye berakhir, mulai Jumat (24/6) hingga Minggu (26/6) akan memasuki masa tenang menjelang coblosan 27 Juni. Selama masa tenang, tim kampanye empat pasangan cawali-cawawali dilarang melakukan kegiatan berbau kampanye dan diminta melepas seluruh atribut dan alat peraga yang terpasang di seluruh wilayah Surabaya.

Ketua Panitia Pengawas Pilkada Kota Surabaya Machmud Suhermono mengatakan seluruh atribut kampanye dan alat peraga harus sudah bersih sehari sebelum pelaksanaan coblosan.

“Kami minta kepada seluruh tim kampanye pasangan cawali-cawawali untuk mencopot semua atribut kampanye dan alat peraga yang sudah terpasang, demi kelancaran pelaksanaan coblosan,” ujarnya. (*)


Gatot Sudjito

Online 1 Pebruari 2008

Arsip

Jumlah Kunjungan

  • 22,111 hits

%d bloggers like this: