Kocok Ulang Kelengkapan DPRD Jatim

JAWA POS: Perombakan anggota dan pimpinan komisi serta Badan Kehormatan (BK) DPRD Jatim dimulai. Dari lima komisi, dua di antaranya telah memilih pimpinan kemarin. Yakni, komisi B dan E.

Hasilnya, kader PDIP merebut posisi ketua pada dua komisi tersebut. Ketua komisi B yang sebelumnya dijabat Ahmad Sufiyaji (PKB) kini beralih ke tangan Ali Mudji (PDIP). PKB hanya kebagian wakil ketua yang dipegang Samsul Hadi. Satu lagi wakil ketua komisi dipegang Renville Antonio (Partai Demokrat).

Ahmad Sufiyaji kini dipindah ke komisi B. “Saya tidak mau berkomentar dulu. Nanti saja,” katanya saat ditanya soal kepindahannya ke komisi yang membidangi keuangan tersebut.

Pimpinan komisi E juga dikocok ulang. Namun, hasilnya tetap menempatkan Saleh Ismail Mukadar dari PDIP sebagai ketua. Posisi wakil ketua diduduki Lutfillah Masduqi (PKB) yang semula menjadi anggota komisi B, dan Rofi Munawar (Fraksi Demokrat Keadilan/ PKS). Tiga komisi lainnya, yakni komisi A (hukum dan pemerintahan), komisi C, dan komisi D (pembangunan) belum merombak pimpinan.

Komposisi baru pimpinan komisi itu akan menjadi cermin seberapa parah perpecahan di tubuh FKB. Sebab sebelumnya, komposisi pimpinan komisi banyak dikuasai kader PKB. Selain komisi B, PKB memegang ketua komisi D (Arif Djunaidi) dan ketua komisi C (M. H Rofiq). Ketua komisi A dijabat Sabron Djamil Pasaribu (Golkar).

Kocok ulang pimpinan komisi itu sangat mungkin dikuasai anggota FPDIP. Sebab, boleh dibilang fraksi dengan anggota 25 orang itu sekarang menjadi fraksi terbesar di dewan. FKB dengan anggota 31 orang yang semula merupakan fraksi terbesar kini terbelah menjadi dua kubu.

Ketua DPRD Jatim Fathorrasjid di depan peserta sidang paripurna mengatakan, masa jabatan alat kelengkapan dewan sesuai tatib adalah 2,5 tahun, baik komisi, panitia musyawarah (panmus), maupun panitia anggaran (panggar). Sebetulnya, masa akhir itu jatuh pada 12 April lalu. Tetapi, panmus menyepakati ada penundaan dan baru kemarin bisa dilaksanakan.

Kepemimpinan komisi dan BK, sesuai tatib, juga diserahkan sepenuhnya kepada anggota komisi bersangkutan. “Saya beri waktu pemilihan pimpinan komisi dan BK itu paling lambat 14 Juni nanti. Hasil pemilihan itu disampaikan dalam rapat paripurna internal pada Kamis (14/6),” ujar Fathor.

Meski dikocok ulang, komposisi keanggotaan komisi tak banyak berubah. Yang banyak terjadi pergeseran adalah dari anggota FKB dan FPPP. Demikian juga keanggotaan BK. Hanya dua anggota BK yang diganti. Yakni, Gatot Sudjito (FPG) digantikan Sudibyo dan Yunus Roihan diganti Renville Antonio (FDK).

Khusus Gatot, dia memang memilih mundur. Salah satu alasannya adalah kecewa dengan fungsi dan peran BK selama ini. Lima anggota BK lainnya tetap, masing-masing Masjkur Hasjim (FPPP), Lutfi Abdul Hadi (FKB), Ali Mudji (FPDIP), Nur Endah Nizar (FKB), dan Didik Setyobudi (FPAN). Hingga kemarin, BK juga belum melakukan suksesi kepemimpinan. (*)


Gatot Sudjito

Online 1 Pebruari 2008

Arsip

Jumlah Kunjungan

  • 22,111 hits

%d bloggers like this: