Soenarjo-Ali Maschan Tinggal Tunggu Deklarasi

HARIAN BANGSA: Cagub Jatim dari Partai Golkar Soenarjo ternyata lebih cenderung berduet dengan Ketua PWNU Jatim Dr KH Ali Maschan Moesa sebagai cawagub dalam Pilgub 2008 nanti. Bahkan kabar yang berkembang, duet Soenarjo-Ali Maschan ini tinggal menunggu peresmian secara formal dalam acara deklarasi. Tak itu saja, nama sapaan duet itu sudah dipersiapkan yakni “Salam” (Seoenarjo-Ali Maschan) atau “Salim”.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Gatot Sudjito saat dikonfirmaasi tak mengenyampingkan itu. Menurutnya, DPP memang meminta cagub Partai Golkar harus memperhatikan ormas Islam terbesar yakni NU. “Ya pertimbangan itu yang harus diperhatikan yakni harus menggandeng kalangan Nahdlyin dan ini mendekati final,” tegasnya, didampingi Ny Harbiyah Shalahudin, anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Jatim, kemarin.

Gatot menilai duet Salam merupakan duet yang pas, karena mencerminkan duet nasionalis-religius. Apalagi Dr KH Ali Maschan Moesa adalah ketua oramas Islam dengan jutaan warga di Jatim. “Jadi menurut saya Pak Ali Maschan pas digandengkan dengan Pak Narjo,” tegasnya.

Menyinggung kinerja FPG DPRD Jatim, Gatot menilai dalam 2007 lalu, FPB sudah menunjukkan kinerja yang bagus. “Saat FPG menolak RAPBD banyak yang mencibir, namun setelah ada surat dari Mendagri bahwa APBD memang perlu diubah, akhirnya semua tahu apa yang dilakukan FPG bukan bermutan politis,” tegasnya.

Teguran Mendagri itu tertuang dalam surat Mendagri nomor 903/573/2007 tetang evaluasi ABPD Jatim. Saat itu FPG menyorot pos bantuan sosial Rp 811 M, honor pegawai Rp 423 M dan belanja subisidi pos Sekdarprov Rp 60 M. Sementara pengentasan kemiskinan hanya hanya mampu berhasil mengentas 1 % rakyat miskin.

Menurutnya, sikap kritis FPG didasari pada kreteria penyusunan kibajaksanan umum anggaran (KUA), penyuunan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) dan pembasan raperda APBD. Saat itu Fraksinya banyak menemukan anggaran yang tidak seimbang dan syarat dengan kepentingan politik pilgub calon tertentu. “Kalau performa eksekutif terus begini, bukan mustahil FPG akanmenolak LKPJK eksekutif mendatang,” ancamnya. (*)


Gatot Sudjito

Online 1 Pebruari 2008

Arsip

Jumlah Kunjungan

  • 22,111 hits

%d bloggers like this: