Deklarasi Pasangan Cagub Partai Golkar Jatim

Artikel

Oleh Gatot Sudjito

SESUAI dengan amanat konstitusi, UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, dan PP Nomor 6 Tahuan 2005, Partai Golkar terpanggil memenuhi harapan rakyat untuk membangun Propinsi Jatim selama 5 tahun ke depan. Untuk mengantarkan rakyat dalam memenuhi harapannya membangun Jatim, diperlukan seorang pemimpin dengan kriteria seorang tokoh politik yang memiliki pengalaman empirik sebagai birokrat profesional, dan telah terbukti mendapat kepercayaan rakyat untuk menduduki jabatan strategis di beberapa organisasi kemasyarakatan.

Partai Golkar melalui berbagai riset telah menyaring aspirasi masyarakat. Hasil pengamatan secara intensif di lapangan menunjukkan bahwa rakyat punya harapan besar agar tokoh politik yang akan memimpin Jatim harus didampingi seorang wakil dengan kriteria telah menjadi tokoh ormas terbesar selama dua periode, ulama-intelektual yang menjadi panutan masyarakat.

Seluruh aspirasi masyarakat tersebut kemudian diproses melalui mekanisme internal Partai Golkar. Sehingga lahir penetapan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jatim 2008-2013 yang dituangkan dalam SK DPP Partai Golkar tertanggal 12 Maret 2008. Dalam SK ini Partai Golkar mengusung ketua DPD Partai Golkar Jatim Dr H Soenarjo MSi sebagai calon gubernur, dan ketua PWNU Jatim Dr. H. Ali Maschan Moesa MSi sebagai calon wakil gubernur. Selanjutnya, dalam proses sosialisasi pasangan Soenarjo – Ali Maschan Moesa dikenal dengan sebutan SALAM.

Secara resmi, deklarasi pasangan SALAM dilakukan Minggu 23 Maret 2008 di Gelora Pancasila Surabaya dihadiri berbagai elemen masyarakat. Sebagai ketua panitia deklarasi, saya menyaksikan sendiri membanjirnya massa yang memadati Gelora Pancasila hingga membludak sampai diluar gedung. Berdasarkan pantauan panitia, jumlah elemen masyarakat yang menghadiri deklarasi ini tidak kurang dari 50 ribu orang.

Deklarasi ini sebagai tanda telah dimulainya sosialisasi kepada masyarakat tentang siapa pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jatim yang diusung Partai Golkar Jatim. Mesin politik pilgub telah menyatakan kesiapannya mensukseskan pasangan SALAM. Komponen yang tergabung dalam mesin politik pilgub, mencerminkan betapa besarnya dukungan rakyat kepada pasangan SALAM.

Mereka adalah elemen pendukung yang berasal dari fungsionaris Partai Golkar beserta kader-kader Dasakarya antara lain SOKSI, AMPG, HWK, Kosgoro, AMPI, MKGR, Al – Hidayah, MDI, KPPG, SATKAR. Ditambah dengan kader pendukung Dr H Ali Maschan Moesa MSi dari kalangan nahdliyin di wilayah Jatim. Fungsionaris parpol lain yang mendukung pasangan SALAM juga ikut mengerahkan massa.

Arena deklarasi juga dipadati para relawan dari kelompok strategis yang mewakili elemen pelajar, santri pondok pesantren, mahasiswa, pemuda, guru ngaji, perempuan, seniman, budayawan, intektual, profesional, dan lain-lain. Mereka bertekad menyamakan visi dan misi, menyatukan gerakan, dan merapatkan barisan demi suksesnya pasangan SALAM memenangkan pilgub 23 Juli 2008.

Pada acara deklarasi hari ini, cagub Soenarjo menyerukan kepada seluruh kader dan masyarakat Jatim untuk menolak praktik-praktik permainan uang (money politics) dalam pilgub Jatim 2008. Wakil ketua umum DPP Partai Golkar Agung Laksono yang hadir memberikan orasi politik pada acara deklarasi itu menyatakan optimisme terhadap pasangan SALAM bakal menang dalam pilgub Jatim.

Optimisme Agung itu berdasarkan ketokohan Ali Maschan Moesa di kalangan nahdliyin (warga NU) di Jatim. Ketua DPR RI yang juga menjabat ketua umum Kosgoro 1957 itu berharap kemenangan pasangan SALAM nantinya dapat mewujudkan keadilan dan kemakmuran bagi masyarakat Jatim. Agung juga menitipkan pasangan SALAM kepada para kyai dan ulama di Jatim. Menurut Agung, dukungan para kyai dan ulama kepada pasangan SALAM akan sangat menentukan keberhasilan membangun ekonomi masyarakat Jatim.

Memang, siapa pun yang paham peta politik di Jatim, pasti menyatakan bahwa kekuatan warga NU tidak bisa diremehkan. NU di Jatim sudah puluhan tahun menjadi mayoritas yang tidak pernah tertandingi elemen masyarakat lainnya. Oleh karena itu, ajakan Agung terasa gayung bersambut. Mantan ketua Dewan Syuro DPW PKB Jatim KH Azis Manshur dalam wejangannya di hadapan massa yang memadati acara deklarasi juga menyatakan optimismenya terhadap kemenangan pasangan SALAM.

Pengasuh pondok pesantren Paculgowang, Jombang, Jatim itu berpesan agar pasangan Salam jika sudah terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur dapat memperbaiki nasib rakyat Jatim. Pesan KH Azis Manshur didasarkan pada fakta bahwa Soenarjo saat ini menjabat wakil gubernur, tentu paham betul kekurangan Pemprop Jatim saat ini, dan sanggup memperbaikinya. Sedangkan Ali Maschan Moesa adalah figur tokoh yang mengerti betul tentang aspirasi masyarakat. Karena dengan kedudukannya sebagai ketua PWNU Jatim Ali Maschan Moesa secara rutin keliling ke daerah-daerah bahkan hingga ke pelosok desa-desa di Jatim.

Partai Golkar dalam pilgub Jatim 2008 sudah bertekad ingin menang tanpa dikotori praktik-praktik tidak terpuji seperti money politics. Tekad ini sejalan dengan mayoritas aspirasi masyarakat yang menghendaki adanya iklim politik yang sehat di Jatim. Bagaimana pun proses pilgub tidak lepas dari fungsi memberikan pelajaran politik berbangsa dan bernegara kepada generasi muda. Untuk mengemban tugas melakukan pendidikan politik yang sehat dan demokratis itu, di pundak para cagub dan cawagub harus ditumpukan harapan.

Dan, pasangan SALAM berangkat dengan niatan memenangkan pilgub agar bisa melaksanakan amanat rakyat. Pasangan ini akan bersama rakyat Jatim selama 5 tahun ke depan sesuai dengan masa bakti gubernur dan wakil gubernur 2008-2013. Jajaran Partai Golkar dan warga NU sudah merasa bahwa sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Jatim, ikut bertanggungjawab terhadap pembangunan Jatim dalam segala bidang. Untuk mewujudkan keinginan itu, Partai Golkar dan warga NU memberikan kader terbaiknya yakni pasangan SALAM sebagai cagub dan cawagub.

Penulis adalah ketua panitia deklarasi pasangan Cagub Jatim Soenarjo dan Ali Maschan Moesa


Gatot Sudjito

Online 1 Pebruari 2008

Arsip

Jumlah Kunjungan

  • 22,111 hits

%d bloggers like this: