Gatot Lolos Wakil Ketua, PAW 19 Anggota FKB Mentah Lagi

SURYA  Sidang paripurna DPRD Jatim, Senin (17/11) akhirnya secara aklamasi menetapkan Gatot Sudjito sebagai wakil ketua DPRD Jatim menggantikan Ridwan Hisjam yang telah mengundurkan diri. Rapat paripurna tersebut, awalnya hendak menjadwalkan pemilihan melalui pemungutan suara dengan calon dua orang, yakni Gatot Sudjito dan Wakil Ketua FPG, Lambertus L Wayong. Namun Lambertus tiba-tiba mundur.

“Demi menjaga suasana DPRD Jatim yang harmonis, Lambertus L Wahyong mengundurkan diri. Untuk itu, Dewan menetapkan secara aklamasi saudara Gatot,” ujar Fathorrasjid, Ketua DPRD Jatim. Menurut informasi di internal DPRD Jatim, mundurnya Lambertus dari calon wakil ketua DPRD secara tiba-tiba sudah diduga. Karena sebelumnya anggota Dewan sudah sepakat menggunakan tiga skenario untuk memenangkan Gatot.

Skenario pertama, pemilihan dilakukan secara aklamasi. Kedua, FPDIP akan minta supaya FPG menentukan satu orang lalu disahkan. Ketiga, Lambertus mundur di saat pemilihan akan berlangsung. “Ternyata jalan paling aman ya minta Lambertus mundur,” kata seorang sumber.

Dipilihnya skenario itu, praktis telah menggagalkan skenario PKB kubu Ja’far yang mendukung Gatot. Gatot yang terlihat di atas angin, pasti memenangkan pemilihan tersebut. “Jika tidak dilakukan aklamasi dan Gatot menang, PKB akan minta ke Gatot melakukan PAW 19 anggota PKB. Untuk menghilangkan kepentingan PKB itu, pimpinan Dewan minta Lambertus mundur,” katanya.

Sebelum pemilihan, Ketua FKB DPRD Jatim, Ja’far Shodiq sempat membuat suasana ruang sidang tegang. Agenda sidang yang juga membahas pergantian antar waktu (PAW) empat anggota PDIP ini saling ancam antara Ja’far dengan pimpinan sidang, Soehartono. Bahkan, Ja’far akan melakukan perbuatan di luar tata tertib jika Dewan tidak merespons kepentingan PKB untuk mem-PAW 19 anggotanya.

Ja’far mengatakan, hampir setahun ini tidak ada ketegasan pimpinan Dewan merespons kepentingan PKB. Mereka selalu merespon partai lain yang melakukan PAW anggotanya seperti PAN, PD dan PDIP. “Mengapa kalau partai lain mengganti anggotanya disetujui. Tapi kalau PKB yang mengajukan tidak diperkenankan,” kata Ja’far dengan nada tinggi.

Pertanyaan Ja’far pun langsung ditanggapi Soehartono yang saat itu menggantikan Fathorrasjid memimpin sidang. Soehartono menyebut PKB masih dalam sengketa hukum, sehingga pergantian diserahkan ke internal partai dulu. Mendengar ucapan Soehartono Ja’far naik pitam. Menurut Ja’far sengketa sudah tuntas dan sekarang DPW PKB Jatim dipimpin Imam Nahrawi. Debat kusir pun selesai, saat Soehartono berjanji memfasilitasi ke-12 anggota FKB untuk bertemu membicarakan permasalahan yang tidak kunjung selesai itu.

(Surya, 18 Nopember 2008)


Gatot Sudjito

Online 1 Pebruari 2008

Arsip

Jumlah Kunjungan

  • 22,111 hits

%d bloggers like this: