Kalla Jajaki Kiai Top, Tertutup Gubernur Cs Tunggu di Luar

SURYA Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) menemui 42 kiai pondok pengasuh pesantren se-Jatim. Pertemuan di Ponpes Roudlotul Umum, Besuk, Kabupaten Pasuruan dilakukan tertutup sehingga memicu spekulasi, JK memosisikan diri sebagai capres.

Pertemuan yang berlangsung, Minggu (15/3) siang itu dibungkus acara silaturahmi, padahal biasanya bila itu agenda resmi wapres selalu dilakukan secara terbuka.

Kesan menyembunyikan pertemuan itu terlihat ketika JK keluar ruang pertemuan. Ia langsung membuang muka ketika melihat kerumunan wartawan. Jangankan wartawan, muspida Jatim saja baik gubernur, wagub, pangdam dan kapolda, harus menunggu di luar. “Saya bersama gubernur dan anggota muspida yang lain juga tidak ikut masuk. Kami semua berada di luar saja menunggu pertemuan hingga selesai,” kata wagub Saifullah Yusuf.

Siang itu, JK bertatap muka dengan sejumlah kiai berpengaruh, antara lain KH Idris Marzuki (Lirboyo, Kediri), KH Abdullah Siradj (Sidogiri, Pasuruan) dan KH A Subadar (tuan rumah). KH Anwar Iskandar (Assyaidiyah, Kediri), menjadi juru bicara para kiai.

“Acaranya hanya silaturahmi dan mendoakan agar pemilu maupun pilpres berjalan lancar. Selain itu juga ada doa-doa yang lain,” kata Anwar yang enggan merinci doa-doa yang lain meski didesak wartawan.

Anwar juga menjelaskan dalam acara itu tidak tersirat soal dukung-mendukung pencalonan JK. “Silaturahmi itu sudah kebiasaan Pak JK. Setelah bertemu PPP, PKS dan PDIP, kali ini dilanjutkan bertemu kiai. Kami juga tidak merasa dijajagi untuk mendukung JK sebagai Capres. Yang lebih tahu justru JK sendiri, karena ia yang punya niat,” urai KH Anwar Iskandar yang juga menerangkan para kyai masih belum kantongi capres yang bakal didukungnya.

Dikonfirmasi soal penjajakan JK kepada para kiai, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jatim Gatot Sudjito menyatakan, kegiatan itu dilakukan dalam posisi sebagai wakil presiden.
“Ini silaturrahmi, sebagai wakil presiden kan tidak masalah bersilaturrami ke Jatim,” katanya, Minggu (15/3).

Gatot pun mengaku ikut dalam acara itu sebagai salah satu wakil ketua DPRD Jatim. Namun ia tidak membantah bahwa JK mampir ke Kabupaten Malang untuk menemui kesiapan kader Golkar menyambut pemilu. “Tadi sempat bertemu dengan para kader DPD Kabupaten Malang,” ujarnya.

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Malang Rendra Kresna mengatakan, dalam kunjungan ke kantor DPD Golkar, Jl Raya Sengkaling 682, Minggu (15/3), JK meminta seluruh kader Golkar tidak bersikap sombong.

“Kader Golkar dilarang sombong, dan tidak boleh hanya memikirkan dirinya sendiri atau hanya Partai Golkar, namun harus memikirkan kepentingan masyarakat luas karena Golkar adalah bagian dari masyarakat luas. Saat kampanye pun juga harus bersikap simpatik,” kata Rendra mengutip kata-kata JK.

Dalam kesempatan itu, Rendra juga menyampaikan aspirasi para kader Golkar di Kabupaten Malang, yang menginginkan dan siap mendukung pencalonan JK sebagai presiden di pemilu 2009.
“Sudah pasti, kami akan mendukung ketua umum untuk maju sebagai capres. Dan seluruh kader Golkar siap untuk berkerja keras memenangkan Golkar di pemilu 2009 nanti,” ucap Rendra.


Gatot Sudjito

Online 1 Pebruari 2008

Arsip

Jumlah Kunjungan

  • 22,111 hits

%d bloggers like this: