Pengurus Protes Reposisi Fraksi Golkar DPRD Jatim

Liputan Pers

Dikutip dari: antarajatim.com, 14 Pebruari 2012

Surabaya – Sejumlah pengurus memprotes sikap Ketua DPD I Partai Golkar Martono yang rencananya melakukan reposisi di tubuh Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim.

“Jelas kami tidak sepakat dengan rencana reposisi, sebab sampai saat ini tidak ada pembahasan apapun dan tanpa melibatkan internal di DPD,” ujar Ketua Biro Antarlembaga DPD I Partai Golkar Jatim Heru Soekotjo kepada wartawan di Surabaya, Selasa.

Menurut dia, fraksi memang sebuah kepanjangan tangan partai di DPRD, namun sesuai aturan semua harus dilaksanakan sesuai prosedur dan tidak bisa diputuskan tanpa dibahas bersama pengurus partai.

Dalam Peraturan Organisasi Nomor 4 DPP Partai Golkar, lanjut dia, dijelaskan bahwa ketua fraksi bisa saja dilakukan reposisi namun harus melalui rapat pleno dan yang menjabat adalah salah seorang wakil ketua DPD.

“Kalau reposisi tetap diberlakukan maka tidak sesuai aturan partai atau tidak memiliki legitimasi. Artinya, jika tetap dipaksakan bisa terjadi ketidaksinambungan serta melanggar aturan yang sudah ditetapkan,” ucap dia.

Di tubuh Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim saat ini mengemuka wacana pergantian posisi Ketua Fraksi dari Gatot Sudjito ke Sahat Tua Simanjutak. Kemudian, posisi Wakil Ketua DPRD Jatim juga direncanakan akan diisi Gatot Soedjito menggantikan Soenarjo yang bakal diplot sebagai anggota biasa.

Heru mengatakan, pergantian di posisi pimpinan dewan juga tidak semudah membalikkan telapak tangan. Di samping melalui pleno internal partai, sesuai aturan harus melalui tahapan rapat paripurna anggota DPRD Jatim.

“Disini persoalannya, kalau anggota dewan menyetujui tidak masalah. Tapi kalau terjadi penolakan maka timbul preseden tidak baik bagi partai. Apalagi dalam aturan ditulis bahwa seorang pimpinan dewan bisa diganti karena mengundurkan diri, memiliki masalah hukum dan berhalangan tetap,” katanya.

Sebelumnya, Ketua DPD I Partai Golkar Jatim ketika dikonfirmasi tidak membantah rencana reposisi di tubuh fraksi. Menurut dia, hal ini sudah sesuai mekanisme dan aturan yang ada termasuk menata ulang seluruh jajaran, baik dalam komisi maupun alat kelengkapan dewan lainnya.

“Sekarang masih dalam proses. Yang utama tentu maksimalisasi peran dan fungsi partai di lembaga perwakilan. Harapannya secara umum membawa manfaat dan dirasakan semua lapisan masyarakat,” kata politisi yang juga guru besar Universitas Surabaya tersebut. (*)
Editor : Slamet HP


Gatot Sudjito

Online 1 Pebruari 2008

Arsip

Jumlah Kunjungan

  • 22,111 hits

%d bloggers like this: