Takut ditinggal Golkar, Soekarwo perintah Gus Ipul temui Ical

Liputan Pers

Karsa

Merdeka.com – Dukungan Partai Golkar untuk calon incumbent, Soekarwo di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur tidak diberikan secara cuma-cuma. Ada prasyarat yang harus dipenuhi Soekarwo, yaitu memilih wakilnya dari kader Golkar.

Untuk mewujudkan duet KarSa (Soekarwo-Saifullah Yusuf) jilid II, syarat mutlaknya, Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul harus masuk menjadi kader partai berlambang pohon beringin tersebut.

Nah, agar mendapat dukungan penuh dari Partai Golkar, Gus Ipul berencana menemui Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie guna membahas calon wakil gubernur yang diusung Golkar, sesuai intruksi Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo.

“Untuk memperoleh dukungan itu, saya akan menemui Pak Ical (Aburizal Bakrie). Kebetulan Pakde Karwo meminta begitu, jadi akan segera saya laksanakan,” ungkap Gus Ipul di Surabaya, Selasa (29/1).

Sayang, mantan Ketua GP Ansor ini belum bisa memastikan kapan akan menemui Ical di Jakarta. “Waktunya masih belum ditentukan, karena banyak agenda yang harus dikerjakan. Yang pasti saya akan secepatnya berbicara dan membahasnya bersama Pak Ical,” terang Gus Ipul.

Sebelumnya, dalam beberapa kesempatan, Partai Golkar yang beberapa kali menjalin komunikasi dengan Pakde Karwo terkait Pilgub Jawa Timur, mengajukan syarat dukungan untuk menggandeng kader Golkar sebagai wakil gubernur.

Ada tujuh nama cawagub yang disiapkan Golkar untuk berpasangan dengan Soekarwo. Mereka itu adalah, Ketua Golkar Jatim Martono, Wakil Bendahara Umum DPP Golkar Ridwan Hisyam, Bupati Malang Rendra Kresna, dan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Wakil Ketua Golkar Jawa Timur Heri Soegiono, Ketua MKGR Jawa Timur Gatot Sudjito serta Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur Sabron Djamil Pasaribu.

Namun, tekad Pakde Karwo untuk kembali bersanding dengan kader NU (Gus Ipul) tidak bisa diganggu gugat.

Sementara untuk merespons permintaan Partai Golkar itu, strategi Pakde Karwo adalah, meminta Gus Ipul agar masuk dulu sebagai kader Partai Golkar jika ingin menjadi wakil gubernur berpasangan dengan dirinya. “Persoalan itu biar ditangani Gus Ipul, ya biar nanti Gus Ipul yang bertemu dengan Pak Ical,” tegas Pakde Karwo.

Dan jika memang Partai Golkar memberikan syarat seperti itu, lanjut dia, maka kita akan mencoba melakukan pembicaraan lagi. “Apalagi, hasil rekomendasi Rakerda Partai Golkar beberapa waktu lalu, tidak menempatkan nama Gus Ipul sebagai salah satu calon wakil gubernur. Jadi saya meminta Gus Ipul untuk berkomunikasi di Pak Ical di Jakarta,” pungkas Pakde Karwo.
[bal]


Gatot Sudjito

Online 1 Pebruari 2008

Arsip

Jumlah Kunjungan

  • 22,111 hits

%d bloggers like this: