Zainudin Terpilih Aklamasi

Liputan Pers

SURABAYA (Surabaya Pagi) – Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DPD Partai Golkar Jawa Timur dengan agenda pemilihan ketua pengganti Martono berlangsung senyap. Dari sekian nama politisi gaek yang hinggap di bawah ‘Pohon Beringin’, tak satupun berani maju sebagai kandidat.

Alhasil, Plt Ketua DPD PG Jatim Zainudin Amali, dengan kilat dan aklamasi resmi terpilih menjadi ketua DPD PG Jatim periode 2013-2015. Kader sekelas Gatot Sudjito (Ketua DPD MKGR Jatim) atau Yusuf Husni (Ketua PDK Kosgoro 1957 Jatim) memilih jadi peserta Musdalub ketimbang kandidat calon Ketua DPD.

“Saya mau konsentrasi mengurus pemenangan di Dapil VII, saya kan maju caleg di dapil itu. Kalau jadi ketua DPD nanti konsentrasi saya terpecah,” tepis Gatot Sudjito di arena Musdalub di Graha Beringin, Jl A Yani Surabaya, Kamis (31/10).

Hal senada juga dikatakan Yusuf Husni yang awalnya disebut-sebut bakal maju sebagai kandidat. “Musdalub ini kan menetapkan ketua penerus periodenya Pak Martono, ya lebih baik Pak Zainudin saja yang menuntaskan,” kata Yusuf.
Terpilihnya Zainudin Amali dalam sidang Musdalub hanya membutuhkan waktu 10 menit. Hal tersebut diawali dengan pembacaan dukungan DPD Tingkat II yang diwakili Rendra Kresna Ketua DPD PG Malang.

“Karena selama tiga bulan ini Plt Ketua cukup bisa menjaga kesolidan kader-kader partai di Jawa Timur, maka kami 38 DPD PG se Jatim sepakat memberikan dukungan kepada Saudara ZAinudin Amali sebagai ketua DPD PG Jatim yang definitif,” kata Rendra Kresna.

Hal senada juga dilontarkan organisasi sayap Partai Golkar yang diwakili Ali Saiboo Ketua DPD Satkar Ulama Jawa Timur. Usai pidato dua perwakilan kader Golkar pemilik hak suara Musdalub itu, Zainudin langsung ditetapkan resmi sebagai Ketua DPD PG Jatim. Dalam Musdalub itu juga dihariri pentolan DPP seperti Wakil Ketua Umum Syarif Cicip Sutardjo, Priyo Budi Santoso, serta Ridwan Hisjam.

Zainudin Amali sendiri mengaku sudah siap dengan amanah dari kader-kader ini. Ia juga tidak menyinggung soal tidak adanya pesaing di Musdalub itu. “Ini merupakan amanat dan saya akan mempertahankan pengurus yang sudah ada, kecuali mereka yang berhalangan tetap seperti kasus hukum atau sudah pindah partai,” kata Zainudin.

Ke depan, ia berjanji memenangkan Partai Golkar di tingkat Jatim dan meraih target 20 kursi DPR RI serta 22 kursi di DPRD Jawa Timur. “Musdalub kali ini. Awalnya diperkirakan berjalan alot dan susah, tapi ternyata musdalub hanya berlangsung tidak sampai sejam dan semua sepakat,” kata dia.
Kendati demikian, Zainudin mengaku tidak menutup kemungkinan revitalisasi pengurus akan dilakukan. Sebab, salah satu keputusan musdalub telah memberikan mandat kepada ketua terpilih untuk melakukan revitalisasi kepengurusan apabila diperlukan. “Saya akan melihat. Tapi, saya akan mempertahankan tim yang sudah ada. Karena selama tiga bulan ini sudah solid dan faham apa yang dikerjakan. Tetapi jika dianggap perlu, saya akan melakukannya,” kata politisi yang akrab disapa ZA itu.

ZA sendiri berjanji tidak akan maju lagi dalam Musda berikutnya. “Saya tidak akan maju lagi sebagai ketua untuk periode berikutnya. Saya hanya menyelesaikan tugas kepengurusan periode ini,” kata Zainudin kepada wartawan usai terpilih sebagai Ketua definitif Partai Golkar Jatim.
Sementara itu, Syarif Cicip Sutadjo mengingatkan ZA agar benar-benar focus pemenangan di Jawa TImur. Untuk itu, jabatan ZA sebagai Ketua BKPP (Badan Koordinasi Pemenangan Pemilu) Jawa III harus dilepas. “Supaya fokus di GOlkar Jawa Timur, selain itu dia (ZA) kan juga Caleg dapil Madura,” singkat Cicip. rko


Gatot Sudjito

Online 1 Pebruari 2008

Arsip

Jumlah Kunjungan

  • 22,111 hits

%d bloggers like this: