Pengurus Golkar Kota Madiun Ngamuk di DPD Jatim

Liputan Pers
Dikutip dari: BeritaJatim.Com, Kamis 5 Desember 2013

Berita 10

Pengurus DPD II Parti Golkar Kota Madiun melakukan aksi demo di DPD Partai Golkar Jatim.
Surabaya (beritamemorandum),- Kepengurusan Ketua DPD Partai Golkar Jatim Zainudin Amali yang baru seumur jagung digoyang masalah dengan mendesak pelengseran Ketua DPD Partai Golkar Kota Madiun, Agus Hariyadi. Protes keras ini disampaikan seluruh jajaran Pengurus Kecamatan (PK) DPD II Partai Golkar Kota Madiun dengan meluruk kantor DPD Partai Golkar Jatim, Jl A Yani, Kamis (5/12/2013).

Mereka menuding Zainudin Amali bersikap tidak adil, lantaran terkesan sengaja membiarkan dan melindungi Agus Hariyadi yang tidak becus memimpin Partai Golkar Kota Madiun. Untuk itu, jajaran pengurus dan Kader Partai Golkar mendesak Agus Hariyadi segera lengser dari kursi Ketua DPD Partai Golkar Kota Madiun.

Mereka mengaku kecewa lantaran tidak ditemui Zainudin Amali. Mereka hanya ditemui Sekretaris DPD Partai Golkar Jatim, Gesang Budiarso dan Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Jatim, Gatot Sudjito.

Ketua Pengurus Golkar Kecamatan Taman Purwono bersama Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Kartoharjo, Sutomo dan Ketua PK Mangunharjo mengatakan kualitas kepemimpinan Agus Hariyadi selaku Ketua DPD Partai Golkar Kota Madiun sangat buruk. Terbukti beberapa kegiatan yang harusnya bisa dirasakan rakyat dan pengurus serta kader Partai Golkar namun tidak juga dilakukan.

Tidak becusnya Agus Hariyadi dalam memimpin roda organisasi tidak dibantah sejumlah pengurus parpol tinggalan orde baru tersebut. Bahkan, dalam laporan yang disampaikan puluhan pengunjukrasa ini, kepemimpinan Agus Hariyadi sudah lama tidak transparan, khususnya dalam pengelolaan keuangan. Keluhan kepemimpinan Agus ini, sebenarnya sudah disampaikan ke Zainudin Amali pada 6 Nopember lalu. Namun, Zainudin Amali tidak melakukan respons sama sekali.

“Kami sangat kecewa, karena dari Pak Zainudin Amali tidak merespons protes kader Golkar di bawah. Sampai akhirnya kami melakukan aksi demo ke DPD Partai Golkar Jatim,” tegas kader Golkar yang ikut aksi demo.

Akumulasi kekecewaan terhadap kepemimpinan Ketua Golkar Kota Madiun ini, setelah pelaksanaan pemilihan walikota. Di mana pasangan calon Arif Purwanto-Hari Suci yang diusung Partai Golkar keok. Apalagi setelah itu, kegiatan Golkar juga stagnan.

Sementara, salah satu pengurus harian DPD Partai Golkar Kota Madiun menegaskan karena kegiatan partai tidak berjalan, dirinya mengaku pesimis partai politik bergambar pohon beringin lebat ini akan mendapat 8 kursi di DPRD Kota Madiun. “Karena tidak ada gebyar. Bagaimana bisa mendapatkan 8 kursi di dewan. Saya yakin jumlah 3 kursi akan melorot, jika kepengurusan tetap tidak maksimal,” terang dia.

Di hadapan pengurus DPD Partai Golkar Jatim, puluhan karder Golkar yang melakukan aksi demo membeber poster bertuliskan desakan agar Agus Hariyadi turun dari kursi ketua DPD Golkar Kota Madiun.

Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Jatim, Gatot Sudjito didampingi Sekretaris DPD Partai Golkar Jatim Gesang Budiharso menyampaikan aksi protes tersebut sebagaian dari akses demokrasi di dalam tubuh parpol berwarna kuning. “Dari usulan yang disampaikan akan kita kaji apakah aspirasi sampai ke propinsi. Tinggal permintaan bisa ditindak lebih jauh atau tidak,” kata Gatot.

Anehnya setelah memasang spanduk protes di dalam pintu pagar Gedung Partai Jatim, tiga tulisan di atas kain warna putih berukuran 3 meter x 1 meter hilang misterius.

Terpisah, Zainudin Amali mengatakan pihaknya akan sangat berhati-hati dalam memutus sengketa di internal Golkar Kota Madiun tersebut. Apalagi, saat ini Partai Golkar sedang menghadapi persiapan pemilihan umum (pemilu legislatif) dan pemilihan presiden 2014.

“Kita akan menyelesaikan secara bijak sehingga bisa menyelamatkan kepentingan partai,” kata Zainudin.
Didesak tidak berjalannya protes yang dilakukan sebagian kader Partai Golkar Kota Madiun ini, karena dirinya (Zainudin Amali.red) sengaja melindungi Agus Hariyadi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Madiun, ia membantahnya. “Tidak betul kalau itu. Tetapi yang jelas kami akan menyelesaikan sengketa kedua belah pihak setelah mendapat laporan dari bidang organisasi,” kata Zainudin Amali yang saat ini terlalu sibuk ngurusi daerah pilihan (dapil) Madura untuk memenangkan dirinya duduk di kursi DPR RI. (day)


Gatot Sudjito

Online 1 Pebruari 2008

Arsip

Jumlah Kunjungan

  • 22,111 hits

%d bloggers like this: