Sidak Komisi V, Bandara Jaunda Kekurangan Hidran

Kabar Komisi V

Ahmad H. Budiawan
Dikutip dari: Aktual.Co, Sabtu 27 Maret 2015

1

Surabaya, Aktual.co — Ketua rombongan komisi V DPR RI Feri Jemy Francis Francis melakukan pengecekan di sumur Avtur yang biasa di gunakan untuk pengisian BBM pesawat.

Hal ini dilakukan saat Komisi V DPR melakukan sidak di terminal Juanda, Surabaya, Jumat (27/3).

“Setelah peninjauan dilapangan secara langsung, kami menemukan masih ada sedikit kekurangan. Tapi kalau untuk keselamatan secara umum pihak Bandara jaunda sudah lebih bagus dari bandara lainya. Namun satu yang kami sikapi yaitu kurangnya Hydrand sumur pengisian BBM untuk pesawat. Sebab ini bisa merugikan para pengguna jasa penerbangan. Untuk itu kami meminta agar segera di buatkan sumur BBM khusunya yang ada di T2,” ujar Feri.

Komisi V menemukan hydran BBM di terminal 1, sementara di terminal 2 masih menggunakan tangki sehingga memerlukan biaya lebih mahal.

Dia menambahkan, setelah melakukan pemantauan secara langsung dilapangan, pihaknya merasa bahwa masih perlu adanya pembenahan di Bandara Juanda, Surabaya.

“Untuk keselamatan secara umum pihak Bandara Juanda sudah lebih bagus dari bandara lainya. Namun, satu yang kami sikapi yaitu kurangnya hydran sumur pengisian BBM untuk pesawat. Sebab ini bisa merugikan para pengguna jasa penerbangan. Untuk itu kami meminta agar segera dibuatkan sumur BBM khusunya yang ada di T2,” ujarnya, (27/3).

Terkait adanya penutupan akses kargo yang hingga sampai saat ini masih belum terselesaikan, Komisi V DPR RI mengharapkan agar pihak yang berseteru bisa saling memahami, karena bila kejadian ini berlarut -larut maka yang dirugikan adalah pihak pengguna jasa kargo.

“Untuk jalan akses kargo dari Terminal 1 ke Terminal 2 yang hingga sampai saat ini masih dilakukan penutupan, kami berharap secepatnya dibuka, karena bila penutupan tersebut terus diakukan maka pengguna jasa kargo pesawat akan mengalami kerugian yang besar.” Lanjutnya.

Kerugian dikarenakan rata-rata barang harus dikirim cepat, sementara jalur yang seharusnya bisa digunakan malah ditutup akibat perseteruan antara pihak AP 1 Juanda dengan TNI AL.


Gatot Sudjito

Online 1 Pebruari 2008

Arsip

Jumlah Kunjungan

  • 22,111 hits

%d bloggers like this: